Selasa, 25 Oktober 2011

Kemenkop Bantu SMK Kosgoro 1 Solok Rp. 100 Juta

Solok (Sumbar), BAKINNews---Walikota (Wako) Solok, Irzal Ilyas Dt. Lawik Basa mengatakan, keberadaan koperasi di Kota Solok mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Menurutnya, hal ini dicapai karena adanya pembinaan dari Pemko Solok dan semangat juang yang serius dari gerakan koperasi itu sendiri.

“Dari jumlah koperasi sebanyak 63 buah, tercatat jumlah anggota 10.233 orang, asset Rp. 630 Miliar lebih dah SHU Rp. 2 Miliar lebih dan menyerap tenaga kerja sebanyak 258 orang. Rata-rata mengalami peningkatan kurang lebih 55% dari Tahun 2010,” ujarnya ketika memberikan sambutan pada Peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke 39, Hari Koperasi ke 64 dan Hari Keluarga ke 18 Tahun 2011, di Kota Solok, Selasa lalu (26/7).

Sampai pertengahan Juni 2011, lanjut Irzal, prosentase pelaksanaan RAT Koperasi telah mencapai 74%. Atau, 35 koperasi dari jumlah 47 koperasi yang aktif telah melaksanakan RAT. Pertumbuhan dan perkembangan perkoperasian di Kota Solok telah menarik perhatian pula dari Kementerian Koperasi di Jakarta. Wako Irzal mengungkapkan, Kementerian Koperasi telah memberikan bantuan Program Tempat Praktek Keterampilan Usaha (TPKU) Tahun 2011.

Masing-masing sebesar Rp. 100 Juta yaitu bantuan kepada Koperasi Kosgoro untuk usaha Bengkel Elektronik dan kepada SMK Muhammadyah untuk usaha Bengkel Sepeda Motor. “Kita berharap kedua koperasi dapat memanfaatkan bantuan tersebut sesuai dengan maksud dan tujuan yang telah ditentukan,” pintanya serius. Sementara itu terkait HKP, dia mengingatkan para petani untuk bisa mengantisipasi dampak terjadinya perubahan iklim. Caranya, para petani agar secara aktif mengikuti perkembangan informasi dari media massa dan petugas penyuluh pertanian dilapangan. Dengan cara ini, ucapnya optimis, para petani akan mampu menata pola tanam dan usaha taninya.

Kamis, 06 Oktober 2011

Aplikasi Pendataan Calon Peserta Ujian Nasional 2011/2012



Aplikasi Pendataan ujian Nasional meliputi jenjang pendidikan SMP/MTs/SMPT, SMA/MA serta SMK adalah sisitem aplikasi untuk menangani mekanisme pendataan siswa calon perserta Ujian Nasional.

Saat ini dan selanjutnya sistem pendataan calon peserta ujian nasional akan dilakukan secara online. Kita berharap kegiatan pendataan online ini akan berjalan dengan lancar tanpa halangan apa pun. Namun karena tidak semua daerah dapat mengakses internet dengan baik maka puspendik membuat aplikasi pendataan offline ini, tujuannya adalah untuk mempermudah menginput data secara offline dahulu terutama untuk daerah yang sulit mendapatkan jaringan internet, kemudian diupload.

Aplikasi ini tidak memerlukan instalasi, cukup dengan mengcopy folder yang bersifat file berikut:

1. BIODATA UN. Exe

2. msvsc71.dll

3. vfp9r.dll

4. vfp9renu.dll

5. vfp9t.dll

6. foxypreview.app

7. ReportBuilder.app

8. ReportOutput.app

9. ReportPreview.app

10. Kompetensi.dbf ( Khusus untuk keperluan SMK )

ISI DATA

a. Entri Manual berdasar Data Manual

  • Data siswa dientri per sekolah, secara berurutan mulai dari Kelas parallel kode terkecil ke kode parallel yang lebih besar, nomor absen terkecil ke yang lebih besar ( isikan mulai kelas parallel 01 dulu , absen no 1, baru 02 dst. )
  • Jika berganti kelas parallel bisa diisikan / ketik langsung maka record di bawahnya akan mengikuti ( missal parallel diisi 02 maka record di bawahnya akan terisi otomatis 02, sedang nomor absen akan dimulai lagi nomor 01 dan seterusnya.)
  • Data harus diisi selengkap mungkin sehingga nantinya dapat memberikan informasi yang jelas, akurat dan cepat.

Berikut ini penjelasan Pengisian Data pada kolom :

  1. Paralel, diisi angka 01 sampai dengan 99, sesuai dengan jumlah rombongan belajar kelas 9 yang ada di sekolah tersebut. Berganti angka jika ganti kelas paralel berikutnya.
  2. Nomor Absen, diisi angka mulai 01 sampai dengan angka sejumlah siswa yang ada dalam satu kelas paralel.
  3. NISN, diisi nomor induk siswa ybs. Jika Siswa belum punya NISN usahakan untuk punya nomor tidak perlu menunda entri data. Setelah nomor di dapat baru dilakukan edit.
  4. Nama Peserta, cukup jelas. Pada DNS maupun DNT huruf yang tercetak sesuai dengan entrinya. Sedang cetakan Nama untuk SKHUN menyesuaikan dengan POS.
  5. Tanggal Lahir, diisi dengan format ddmmyy. Perhatikan pula pada Tanggal Lengkap.
  6. Kode Bahasa, diisi sesuai keterangan di bagian bawah sebelah kiri tampilan layar warna hijau.
  7. Nopes SD/MTs, diisi dengan nomor peserta ketika anak tersebut ikut ujian SD/MTs.
  8. Status SMP/MTs, diisi N = Negeri dan S = Swasta. Status SMP/MTs ini adalah sekolah asal Peserta Ujian yang bersangkutan.

Demikianlah, semua kolom (kecuali kolom: Kd. Pes, Cek Digit, dan Nopes) harus diisi jika memang datanya ada. Akan tetapi ada kolom yang ditidak boleh kosong, yakni kolom Paralel, No. Absen, dan Kolom Nama Peserta.

2. Import Data

a. Data Siswa dari Bioxxyyy.dbf

  • Fasilitas ini digunakan untuk melakukan strukturisasi ulang atas Biodata hasil entri data dengan BIOUN.EXE yang lama dan yang sudah dipakai selama ini untuk pendataan, menjadi biodata yang baku. Proses ini akan merubah / Replace isi maupun nama file.

Beberapa hal yang harus diperhatikan.

  1. Kode Provinsi dari BIOS lama harus sama dengan kode Provinsi di BIOS baru
  2. Kode Rayon dari BIOS lama harus sama dengan kode Rayon dalam BIOS baru (untuk kode rayon, silahkan tanya ke dinas Kab/Kota, atau ke sesama operator dalam kab/kota tersebut)
  3. Kode Sekolah dalam BIOS lama harus sama dengan kode sekolah dalam bios baru
  4. Rename file dbf dari BIOS lama tersebut dengan nama BIO11_pprrj
  5. Setelah selesai, file dbf dalam BIOS lama, kita Copy pastekan ke folder Biodata dalam folder pp rr dalam folder BIOS baru

Apabila kita sudah input data dalam bios lama dengan kode rayon dan kode sekolah persis seperti kode tahun lalu (kode rayon dan kode sekolah kemungkinan tidak akan sama antara tahun lalu dan sekarang), maka kita hanya perlu sedikit mengubahnya dalam bios lama dan disesuaikan dengan kode dalam bios baru.

  1. Ubah terlebih dahulu kode sekolah dalam bios lama melalui menu data sekolah dalam bios lama, apabila terjadi double kode sekolah maka hapus dulu kode sekolah lain yang sama, baru kita masukan kode sekolah kita
  2. ubah juga kode rayon melalui menu data rayon. lakukan seperti point 1
  3. ubah juga kode provinsi melalui menu data provinsi. ini dilakukan jika kode provinsi berbeda dengan kode provinsi dalam bios baru
  4. log out dari bios lama
  5. Copy file dbf dari bios lama dari folder pp-rr/biodata yang lama ke folder baru pp-rr/biodata dengan pp dan rr yang baru (masih dalam folder bios lama)
  6. login kembali ke bios lama dan lihat apakah kode rayon dan sekolah sudah berubah. jika belum berarti ada sedikit kesalahan dalam proses yang tadi (saya sudah mencoba dan ternyata bisa berhasil)
  7. copy paste-kan file yang tadi kita ubah ke folder dalam bios baru (dalam folder pp-rr/biodata)
  8. rename file dbf tersebut (dalam bios lama biasanya bernama BIOrrxxx, xxx=kode skolah) dengan nama BIO11_pprrxxxj, j=jenjang (U=SMA, K=SMK, P=SMP)
  9. login ke bios baru dan lihat hasilnya
  10. masuk ke menu Export/import dalam bios baru,
  11. sesuaikan kabupaten/kota dan sekolahnya
  12. klik import dari bios lama, terus klik kotak proses.
  13. Jika berhasil, maka proses sukses, jika tidak maka akan terjadi pemberitahuan

Catatan :

  • Sebelum melakukan proses ini hendaklah sudah ada backup data atau cadangan.
  • Paralel dan Absen harus terisi dan tidak boleh ganda, penamaan file Excel harus sesuai dengan aturan BIOtt_pprrsssj.XLS.

b. Data Siswa Dari File Excel,

  • Fasilitas ini digunakan untuk mengimport data siswa dari format excel atau extension xls dan dalam versi 5.0/95’ menjadi Biodata yang baku. Format biodata dengan Excel sudah tersedia atau bisa disediakan oleh program ini.

Cara Import :

  • ¨Letakkan file excel yang akan di export ke Folder Biodata
  • ¨Pilih / klik dulu nama sekolah yang dikendaki mulai dari Propinsi, Kabupaten dan Sekolah.
  • ¨Klik / pilih Sub Menu Export / Import
  • Jika seluruh data benar / sesuai maka pada folder biodata tersimpan file dbf nya.
  • Catatan :
  • Struktur data pada file excel tersebut harus sama dengan struktur data pada file hasil Buat Format Excel. Setelah selesai import harap dicermati data tanggal lahir.
  • Type filenya harus dalam excel 5.0/95.
  • Penamaan Filenya: BIOtt_pprrsssj.XLS
  • Keterangan:
  • tt = tahun ujian
  • pp = kode propinsi
  • rr = kode rayon
  • sss = kode sekolah
  • j = jenjang (p=SMP, U=SMU, K=SMK)
  • Contoh : Bio11_2205001P

c. Import Nomor SKHUN dari file EXCEL

Fasilitas ini adalah yang paling mudah, karena petugas cukup membuat file EXCEL yang berisikan nomor SKHUN jenjang sekolah sebelumnya, untuk semua siswa yang ada pada sekolah tersebut. Namun demikian file excel itu haruslah memenuhi persyaratan sebagai berikut:

Susunan Kolom harus:

Kolom A = Paralel kelas;

Kolom B = Absen;

Kolom C = Nomor SKHUASBN atau SKHUN

dengan format: (x-xx-xx-xx-xxx-xxx-x);

Kolom D = Kode PS/Program Keahlian jika Sekolahnya SMK;

Type filenya harus dalam excel 5.0/95

Penamaan Filenya: BIOtt_pprrsssj-08.XLS

Keterangan:

tt = tahun ujian

pp = kode propinsi

rr = kode rayon

sss = kode sekolah

j = jenjang (p=SMP, U=SMU, K=SMK)

Contoh : Bio11_2205101P-08

BEBERAPA KENDALA YANG DITEMUI :

Pengisian aplikasi data UN atau input data menjadi masalah tersendiri bagi para sekolah. berbagai data-data harus sudah siap untuk pengisian data tersebut (SMP dan SMA) baik Ijazah, SKHUN, maupun Buku Induk. Pengalaman saya, muncul beberapa masalah, diantaranya

  1. No SKHUN atau No SKHUASBN siswa. bagi siswa yang berasal dari luar provinsi akan menjadi masalah tersendiri karena apabila kita input No SKHUN/SKHUASBN maka akan terjadi error data pada saat input online dan atau export biodata online.Untuk mengatasi siswa yang berasal dari luar provinsi, maka NO SKHUN/SKHUASBN harus dikosongkan
  2. siswa lulusan tahun 2007 dan sebelumnya. hal ini juga akan menjadi masalah dalam proses input secara online. sama seperti point 1, maka nomor SKHUN/SKHUASBN harus dikosongkan
  3. sebagai pelengkap point 1 dan 2, lampiran SKHU dan SKHUASBN harus diserahkan ke dinas Kbaupaten/Kota setempat dengan dilampiri surat keterangan dari sekolah bahwa siswa tersebut berasal dari luar provinsi dan atau siswa tersebut lulus tahun 2007 dan sebelumnya
  4. untuk upload data siswa secara online, maka sekolah harus menyediakan file dbf dari aplikasi tadi dan file csv nya. untuk file csv bisa kita dapatkan dengan meng-export biodata online yang tersedia dalam aplikasi bios baru.

Kamis, 21 Juli 2011

Kemampuan Menganalisis dalam Pembelajaran

Kemampuan menganalisis dapat diartikan sebagai kemampuan individu untuk menentukan bagian-bagian dari suatu masalah dan menunjukkan hubungan antar-bagian tersebut, melihat penyebab-penyebab dari suatu peristiwa atau memberi argumen-argumen yang menyokong suatu pernyataan.

Kemampuan menganalisis merupakan salah satu kemampuan kognitif tingkat tinggi yang penting untuk dikuasai siswa dalam pembelajaran. Secara rinci Bloom mengemukakan tiga jenis kemampuan analisis, yaitu :

1. Menganalisis unsur:

  • Kemampuan melihat asumsi-asumsi yang tidak dinyatakan secara eksplisit pada suatu pernyataan
  • Kemampuan untuk membedakan fakta dengan hipotesa.
  • Kemampuan untuk membedakan pernyataan faktual dengan pernyataan normatif.
  • Kemampuan untuk mengidentifikasi motif-motif dan membedakan mekanisme perilaku antara individu dan kelompok.
  • Kemampuan untuk memisahkan kesimpulan dari pernyataan-pernyataan yang mendukungnya.

2. Menganalisis hubungan:

  • Kemampuan untuk melihat secara komprehensif interrelasi antar ide dengan ide.
  • Kemampuan untuk mengenal unsur-unsur khusus yang membenarkan suatu pernyataan.
  • Kemampuan untuk mengenal fakta atau asumsi yang esensial yang mendasari suatu pendapat atau tesis atau argumen-argumen yang mendukungnya.
  • Kemampuan untuk memastikan konsistensinya hipotesis dengan informasi atau asumsi yang ada.
  • Kemampuan untuk menganalisis hubungan di antara pernyataan dan argumen guna membedakan mana pernyataan yang relevan mana yang tidak.
  • Kemampuan untuk mendeteksi hal-hal yang tidak logis di dalam suatu argumen.
  • Kemampuan untuk mengenal hubungan kausal dan unsur-unsur yang penting dan yang tidak penting di dalam perhitungan historis.

3. Menganalisis prinsip-prinsip organisasi:

  • Kemampuan untuk menguraikan antara bahan dan alat
  • Kemampuan untuk mengenal bentuk dan pola karya seni dalam rangka memahami maknanya.
  • Kemampuan untuk mengetahui maksud dari pengarang suatu karya tulis, sudut pandang atau ciri berfikirnya dan perasaan yang dapat diperoleh dalam karyanya.
  • Kemampuan untuk melihat teknik yang digunakan dalam meyusun suatu materi yang bersifat persuasif seperti advertensi dan propaganda.

Terkait dengan perumusan tujuan pembelajaran, di bawah ini disajikan tabel beberapa Kata Kerja Operasional, yang berhubungan dengan pencapaian kemampuan analisis siswa dalam pembelajaran.

Menganalisis
Mengaudit
Memecahkan
Menegaskan
Mendeteksi
Mendiagnosis
Menyeleksi
Merinci
Menominasikan
Mendiagramkan
Megkorelasikan
Merasionalkan
Menguji
Mencerahkan
Menjelajah
Membagankan
Menyimpulkan
Menemukan
Menelaah
Memaksimalkan
Memerintahkan
Mengedit
Mengaitkan
Memilih
Mengukur
Melatih
Mentransfer

Senin, 10 Januari 2011

PEDOMAN OPERASIONAL STANDAR (POS) UJIAN NASIONAL TAHUN 2011

Akirnya peraturan Menteri Pendidikan Nasional yang mengatur pelaksanaan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2010/2011 sudah dipublikasian. Tinggal kita tunggu Pedoman Operasional Standar (POS) UN TP. 2010/2011 dipublikasikan. Berikut ini link untuk download PERMENDIKNAS NO 45 dan 46 TAHUN 2011 Tentang Ujian Nasional TP. 2010/2011.

  1. SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2010 TENTANG KRITERIA KELULUSAN PESERTA DIDIK PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH, SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUAR BIASA, SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH, SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA, DAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TAHUN PELAJARAN 2010/2011
  2. SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2010 TENTANG PELAKSANAAN UJIAN SEKOLAH/MADRASAH DAN UJIAN NASIONAL PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH, SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUAR BIASA, SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH, SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA, DAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TAHUN PELAJARAN 2010/2011
  3. KISI-KISI UJIAN NASIONAL SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB DAN SMK TAHUN PELAJARAN 2010/2011

Ujian akhir pada tahun pelajaran 2010/2011 ini terasa akan semakin berat dan ramai, karena disamping UJIAN NASIONAL yang sudah diberatkan dengan empat mata pelajaran didalamnya, akan bertambah dengan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) Mata Pelajaran PAI untuk SD, SMP dan SMA/SMK. POS UASBN PAI ini sudah keluar tetapi di blog ini belum dapat diberikan link dowloadnya karena kami dikirimkan dokumennya dalam bentuk print out dari Direktorat Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, semoga dalam waktu dekat ini kita akan diberikan link dowloadnya.

Standar Kompetensi Lulusan (SKL) UASBN PAI SD, SMP dan SMA/SMK merujuk kepada Standar Isi mata pelajaran PAI sesuai dengan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006.

PEMBUATAN NASKAH SOAL UASBN-PAI

  1. Penyelenggara UASBN-PAI tingkat pusat menyiapkan 25% butir soal
  2. Penyelenggara UASBN-PAI tingkat kabupaten/kota membuat 75% butir soal.
  3. Perakitan naskah soal dengan cara menggabungkan nomor 1 dan 2 diatas.

Komposisi soal dan alokasi waktu UASBN-PAI adalah sebagai berikut :

No

TINGKAT

BENTUK SOAL

JUMLAH

ALOKASI WAKTU

PILIHAN GANDA

ISIAN SINGKAT

URAIAN

1.SD

50

-

-

50

90 Menit
2.SMP

50

-

-

50

90 Menit
3.SMA/SMK

50

-

-

50

90 Menit

JADWAL PELAKSANAAN UASBN-PAI

  1. UASBN-PAI dilakukan satu kali, yang terdiri dari UASBN-PAI Utama dan UASBN-PAI Susulan.
  2. UASBN-PAI dilaksanakan secara serentak dalam satu kabupaten/kota.
  3. UASBN-PAI dilaksanakan setelah Ujian Nasional (UN)
  4. Jadwal pelaksanaan UASBN-PAI diserahkan pada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

Sementara itu untuk madrasah pelaksanaan Ujian nasional untuk mata pelajaran PAI pada tahun ini sudah masuk tahun kedua, ujian ini dinamakan UJIAN AKHIR MADRASAH BERSTANDAR NASIONAL (UAMBN) yang terdiri dari mata pelajaran Qur’an Hadits, Akidah Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam dan Bahasa Arab. Mohon bersabar untuk madrasah POS UAMBN sampai saat ini belum keluar.

Ujian nasional untuk SMP/MTs. diperkirakan pelaksanaanya pada tanggal 9 – 11 April 2011, dan sampai sekarang Pedoman Operasional Standar (POS) UN tahun 2011 belum keluar.

Minggu, 26 Desember 2010

Pendidikan pada era informasi adalah pendidikan berbasis teknologi komunikasi dan informasi

Pendidikan pada era informasi adalah pendidikan berbasis teknologi komunikasi dan informasi.

Pendidikan berbasis ICT ditandai dengan dimanfaatkannya banyak teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran. Salah satu bentuknya yang nyata adalah berkembangnya pembelajaran melalui e-learning atau online course. Tersedianya berbagai tools dan opsi untuk synchronous dan asynchronous learning membuat sekolah dan universitas mudah mengadopsi inovasi tersebut. Meskipun tidak sedikit diantara mereka yang bingung memilih. Contoh pemanfaatan asynchronous tools yang telah berkembang saat ini antara lain dalam bentuk forum diskusi online, ujian online, meng-upload dan men-download.

Sedangkan contoh pemanfaatan synchronous presentation tools antara lain melalui audio/video streaming, dan polling. Selain itu masih tersedia teknologi lain yaitu teknologi nirkabel (wireless) dan mobile technologies. Melalui apa yang disebut information superhighway,kini tersedia infrastruktur yang mampu memberikan layanan yang luar biasa kecepatannya. Tersedianya satelit generasi baru dengan orbit bumi yang rendah telah memungkinkan timbulnya frekuensi baru untuk komunikasi terrestrial. Secara wireless pertukaran informasi berupa teks, audio dan video dapat dilakukan dengan mudah.

Singkatnya kini pendidikan berbasis Web atau internet telah menggejala dan dapat dengan mudah Anda ikuti. Meskipun demikian masih banyak orang yang mempertanyakannya. Ada yang optimis dan banyak yang pesimis. Ada yang menemukan ironi bahwa “there is no learning in e-learning” (Bonk, 2004). Marilah kita lihat salah satu hasil kajian yang terkait dengan hal tersebut. Curtis J. Bonk, professor di Indiana University yang telah melakukan berbagai penelitian tentang e-learning sejak 2001,salah satunya dalam laporan bertajuk “Online Teaching in an Online World” mencatat bahwa kini semakin banyak instruktur, guru dan professor yang mempelajari dan menerapkan online teaching. Hal yang menarik pada 2003-2004 kebanyakan mereka adalah wanita (53%).

Keterampilan penting yang mereka pelajari secara online adalah tentang bagaimana memfasilitasi pembelajaran dan bagaimana mengembangkan online course. Kini di Amerika telah berkembang berbagai mitos berkaitan plus minus online learning, tetapi semakin banyak yang menawarkan pembelajaran secara online. Siswa pun semakin menggemari simulasi dan pengalaman virtual di lingkungan virtual, serta menyukai sekaligus terampil memanfaatkan buku elektronik yang disajikan secara hypertext.

Persyaratan terselenggaranya pendidikan berbasis teknologi komunikasi dan informasi (ICT)

Pendidikan berbasis ICT dapat terselenggara dengan baik apabila persyaratan yang terkait dengan ketersediaan teknologi, penguasaan pengetahuan dan keterampilan untuk pengembangan content,dukungan policy dan kesiapan masyarakat dipenuhi. Tanpa keempat syarat minimal tersebut dipenuhi mustahil pendidikan semacam itu akan terlaksana.

Sumber : http://pendidikan.net

Program Schoolnet, Sapa Sekolah Kota Padang Tahun Ini Tiap Sekolah Akan Miliki Jaringan Internet

"Tujuan dari dipasangnya jaringan internet ke tiap sekolah ialah untuk menghubungkan komunikasi antara sekolah dengan Departemen Pendidikan Nasional di Jakarta, lewat Jaringan Pendidikan Nasional (Jardiknas). Sehingga pemberian bantuan atau penyampaian surat dinas dari pusat ke sekolah-sekolah bisa langsung, tak perlu lagi lewat dinas pendidikan propinsi ataupun kota, tapi langsung," terangnya saat dijumpai di SMKN 6 Padang.

Ditambahkanya lagi, untuk bisa memperoleh pemasangan jaringan internet di sekolah, Depdiknas telah menganggarkan sejumlah bantuan untuk mensukseskan program tersebut. "Dana ini bernama Block Grant Schoolnet, tiap sekolah akan mendapatkan subsidi tersebut sebesar Rp. 2.400.000,-, dengan syarat sekolah harus memiliki NPSN, NISN dan NUPTK yang tercatat pada web http://npsn.jardiknas.org. http://nisn.jardiknas.org dan http://nign.jardiknas.org. Memiliki komputer minimal tiga unit yang terhubung melalui LAN (Local Area Network). Memiliki tenaga teknisi yang trampil menggunakan komputer, terutama yang berhubungan dengan internet. Jika itu telah dimiliki sekolah, maka mereka berhak memiliki jaringan internet," beber mantan Kepsek SMKN 5 Padang ini.

140 teknisi dilatih.

Terhitung 29 Oktober sampai 6 November lalu, tak lebih dari 140 sekolah mengirimkan satu orang gurunya yang paham dengan "dunia maya" tersebut untuk mengikuti pelatihan pemantapan penerapan program Schoolnet. Pemusatan latihan yang berlangsung di aula SMKN 6 Padang tersebut, menghadirkan para trainner dari teknisi jaringan internet pada pelaksanaan PSB Online, yang baru saja digeber Dinas Pendidikan Padang. "Hampir di setiap sekolah di kota Padang, nantinya akan memiliki jaringan internet. Sekarang ini kita sedang melatih para teknisi dari tiap sekolah, agar mereka paham dan bisa menerapkan di sekolah nantinya, " terang pak Wirnadi

Sekolah miliki website

Pada program Schoolnet ini, tiap sekolah juga nantinya dimintakan untuk memiliki website masing-masing. Disamping itu para guru yang telah mengikuti pelatihan Schoolnet juga diminta mengembangkan ilmu di sekolah, diantaranya dengan membuatkan email untuk kepala sekolah, guru, siswa dan karyawan sekolah. Juga berkewajiban mengembangkan schoolnet dan menularkannya minimal pada lima orang guru/pegawai tata usaha agar juga mengerti. Serta, dimintapula untuk membuat berita/artikel dari guru, pegawai, siswa untuk dimuat pada website Dinas Pendidikan http://diknas-padang.org dan bisa dikirim lewat email: diknas.padang@yahoo.co.id. "Jadi kita sekarang membuat sistem itu transparan, artinya bagi siswa atau guru yang ingin menyampaikan kritik, saran atau pengaduan tentang pelayanan pendidikan, apakah itu di sekolah atau diknas sendiri, bisa ke website ini, insya Allah akan kami tindak lanjuti. Kita berupaya merubah dan meningkatkan kualitas pendidikan," ujarnya.

Empat bulan gratis bayar internet

Diterapkannya program Schoolnet ke tiap sekolah membawa untung besar. Salah satunya, pengiriman informasi dari dinas pendidikan nantinya tak perlu lewat surat lagi, tapi cukup lewat email yang sudah dimiliki masing-masing sekolah. Begitu juga untuk menyampaikan teguran terhadap kepsek dan guru yang melakukan kesalah juga cukup lewat email-nya saja. Serta koneksi antara sekolah dengan Depdiknas akan semakin mudah, begitu pula dengan sekolah yang lain di Indonesia yang berjumlah sekitar 6.500 sekolah (sasaran penerima bantuan schoolnet). "Untuk empat bulan penggunaan internet masing-masing sekolah, biaya akan ditanggung Disdik Padang. Sedangkan pembayaran seterusnya ditanggung sekolah, cukup bayar 200 ribu per-bulan, dan bisa membuka internet selama 24 jam nonstop," optimis Pak Wirnad.

Sumber dari : http://www.senirupa.net
Oleh : Donal Putra, A.Md